Sejarah Jaringan Komputer


Di Tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai
tercipta superkomputer, maka sebuah komputer harus melayani
beberapa terminal. untuk itu ditemukan konsep distribusi
proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time
Sharing System), dan untuk pertama kali terbentuklah jaringan
(network) komputer pada lapis aplikasi. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya
berkembang sendiri – sendiri.                                                                                                                                   Pada tahun 1957 Advanced Research Projects Agency (ARPA) dibentuk
oleh Departement of Defence (DoD) USA. Pada tahun 1967 desain
awal dari ARPANET diterbitkan dan tahun 1969 DoD menggelar
pengembangan ARPANET dengan mengadakan riset untuk menghubungkan
sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik (program ini
dikenal dengan nama ARPANET). Memasuki tahun 1970-an, sudah lebih dari 10 komputer berhasil dihubungkan sehingga komputer-komputer tersebut bisa berkomunikasi satu sama lain. Tahun 1972 Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan satu tahun sebelumnya untuk ARPANET. Program ini begitu mudah dan langsung populer dengan memperkenalkan  ikon @ yang berarti “at” atau “pada”.

Tahun 1973 jaringan komputer ARPANET berkembang luas keluar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer
pertama di luar USA yang menjadi anggota jaringan ARPANET. Pada
tahun yang sama, 2 orang ahli komputer, Vinton Cerf dan Bob Kahn
mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi
cikal bakal pemikiran International Network (Internet). Ide ini
untuk pertama kalinya dipresentasikan di Sussex University

Hari bersejarah berikutanya adalah pada tanggal 26 maret 1976,
ketika Ratu Inggris berhasil mengirim e-mail dari Royal Signal and
Radar Enstablishment di Malvern. Setahun kemdian sudah lebih dari
100 komputer yang tergabung di ARPANET membentuk sebuah network.

Pada tahun 1979 Tom Truscott, Jim Ellis, dan Steve Bellovin
menciptakan newsgroup pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981
France Telecom menciptakan gebrakan baru dengan meluncurkan telepon
TV pertama, dimana orang bisa menelphone sambil melihat lawan
bicaranya melalui video link. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan suatu protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Contron Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) yang kita kenal hingga saat ini.

Pada tahun 1984 diperkenalkan Domain Name System (DNS) yang merupakan
sistem penamaan masing-masing komputer yang terhubung jaringan. Telah
terhubung lebih dari 1000 unit komputer hingga tahun 1984 itu dan pada
tahun 1987 komputer yang terhubung melebihi angka 10.000 unit.

Pada tahun 1988 Jarko Oikarinen dari Finland menemukan da memperkenal-
kan IRC dan setahun kemudian jumlah komputer yang terhubung melonjak 10
kali lipat (lebh dari 100.000 unit komputer)

Tahun 1992 adalah tahun yang paling bersejarah ketika Tim Berners Lee
Menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu
komputer dengan komputer lain. Program ini disebut www (World Wide Web)
yang kemudian memunclkan istilah surfing (menjelajah) atau browsing.

Sejarah dari adanya intenet dimulai pada tahun 1969 ketika itu Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik.

Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.

Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Sejarah Photophone

Pertama di dunia nirkabel percakapan telepon terjadi pada tahun 1880, ketika Alexander Graham Bell dan Charles Sumner Tainter menemukan dan mempatenkan photophone, sebuah telepon yang melakukan percakapan audio nirkabel lebih dimodulasi sinar cahaya (yang adalah proyeksi sempit dari gelombang elektromagnetik). Dalam era ketika utilitas jauh belum ada untuk menyediakan listrik, dan laser bahkan tidak dipahami dalam fiksi ilmiah, tidak ada aplikasi praktis untuk penemuan mereka, yang sangat dibatasi oleh ketersediaan dari kedua sinar matahari dan cuaca yang baik. Serupa dengan komunikasi optik ruang bebas, yang photophone juga diperlukan garis yang jelas terlihat antara pemancar dan penerima. Ini akan menjadi beberapa dekade sebelum photophone’s pelaku ditemukan aplikasi praktis pertama mereka dalam komunikasi militer dan kemudian dalam komunikasi serat optik.

Radio

Istilah “nirkabel” datang ke umum digunakan untuk merujuk kepada penerima atau radio transceiver (penerima tujuan ganda dan perangkat pemancar), mendirikan penggunaannya dalam bidang telegrafi nirkabel awal, sekarang istilah yang digunakan untuk menggambarkan koneksi nirkabel modern seperti seperti pada jaringan selular dan internet broadband nirkabel. Hal ini juga digunakan dalam pengertian umum untuk merujuk kepada semua jenis operasi yang dilaksanakan tanpa menggunakan kabel, seperti “wireless remote control” atau “transfer energi nirkabel”, terlepas dari teknologi tertentu (misalnya radio, inframerah, ultrasonik ) yang digunakan untuk menyelesaikan operasi. Sementara Guglielmo Marconi dan Karl Ferdinand Braun diberikan tahun 1909 Nobel Fisika untuk kontribusinya bagi telegrafi nirkabel, itu hanya dari beberapa tahun terakhir bahwa Nikola Tesla telah secara resmi diakui sebagai ayah yang benar dan penemu radio.

Masa kerja nirkabel

David E. Hughes, delapan tahun sebelum eksperimen Hertz, ditransmisikan sinyal radio lebih dari beberapa ratus meter dengan cara mengetik sebuah jarum jam pemancar. Karena ini sebelum kerja Maxwell dipahami, Hughes ‘sezaman diberhentikan prestasinya sebagai sekadar “Induksi”. Pada tahun 1885, TA Edison menggunakan vibrator induksi magnet bagi transmisi. Tahun 1888, Edison menyebarkan sistem sinyal di Lehigh Valley Railroad. In 1891, Pada tahun 1891, Edison memperoleh nirkabel paten untuk metode ini menggunakan induktansi (US Patent 465.971).

Dalam sejarah teknologi nirkabel, demonstrasi dari teori gelombang elektromagnetik oleh Heinrich Hertz pada tahun 1888 itu penting. [3] [4] Teori gelombang elektromagnetik yang diperkirakan dari penelitian James Clerk Maxwell dan Michael Faraday. Hertz menunjukkan bahwa gelombang elektromagnetik dapat ditularkan dan menyebabkan melakukan perjalanan melalui ruang pada garis-garis lurus dan bahwa mereka dapat diterima oleh aparat eksperimental. [3] [4] Percobaan tidak diikuti oleh Hertz. Jagadish Chandra Bose sekitar ini waktu mengembangkan deteksi dini perangkat nirkabel dan membantu meningkatkan pengetahuan milimeter panjang gelombang elektromagnetik. [5]. Practical applications of wireless radio communication and radio remote control technology were implemented by later inventors, such as Nikola Tesla . Aplikasi praktis komunikasi radio nirkabel dan teknologi radio kendali jarak jauh yang dilaksanakan oleh kemudian penemu, seperti Nikola Tesla.

Spektrum elektromagnetik

Cahaya, warna, radio AM dan FM, dan perangkat elektronik menggunakan spektrum elektromagnetik. Di Amerika Serikat, frekuensi yang tersedia untuk digunakan untuk komunikasi diperlakukan sebagai sumber daya publik dan diatur oleh Komisi Komunikasi Federal. Ini menentukan rentang frekuensi yang dapat digunakan untuk tujuan apa dan oleh siapa. Dengan tidak adanya kontrol atau pengaturan alternatif seperti spektrum elektromagnetik diprivatisasi, kekacauan akan terjadi jika, misalnya, maskapai penerbangan tidak memiliki frekuensi spesifik untuk bekerja di bawah dan sebuah radio amatir operator itu mengganggu kemampuan pilot untuk mendarat sebuah pesawat. Komunikasi nirkabel mencakup spektrum dari 9 kHz sampai 300 GHz. (Also see Spectrum management ) (Juga lihat Spectrum manajemen)

Pemancar nirkabel pertama mengudara pada awal abad ke-20 dengan menggunakan radiotelegraphy (kode Morse). Kemudian, sebagai modulasi memungkinkan untuk mengirim suara dan musik melalui nirkabel, medianya kemudian disebut “radio.” Dengan munculnya televisi, faks, komunikasi data, dan penggunaan yang efektif porsi yang lebih besar dari spektrum, istilah “nirkabel” telah dibangkitkan

bY : 1k4 pu$p1t4$4R!

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s